0 Comments

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Menyikapi Bencana Banjir Bandang yg terjadi di beberapa wilayah spt di Aceh, Sumut dan Sumbar, kami dari Kesultanan Banten menyampaikan rasa prihatin dan turut berdukacita yang mendalam atas musibah ini yg menimpa warga masyarakat disana.

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa Mekanisme Alam berjalan berdasarkan “Hukum Sebab & Akibat”, Kerusakan lingkungan, tidak sempurna nya penyerapan curah air hujan yg mengakibatkan terjadinya longsor sbg akibat dari ulah manusia itu sendiri—terutama praktik illegal logging—menjadi pemicu utama terjadinya bencana ekologis tersebut.

Ribuan batang kayu gelondongan yg hanyut terbawa arus banjir bandang ini, membuktikan telah terjadinya penebangan pohon secara sporadis hanya untuk kepentingan sekelompok org/pihak tertentu dgn mengorbankan ribuan rakyat, warga masyarakat yg terdampak akibat banjir bandang ini.

Oleh karena itu, KESULTANAN BANTEN menghimbau kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Seluruh Instansi Terkait, serta seluruh Aparat Penegak Hukum untuk melakukan langkah Investigasi & Mengusut Tuntas terhadap Masalah Bencana ini, apakah telah terjadi Praktek ILLegal Logging/Pembalakan Liiar ??? Lakukan langkah Audit thdp Kebijakan & Pengawasan nya.

Merusak Alam Lingkungan bukan hanya tindakan melawan hukum, tetapi juga bentuk pengkhianatan terhadap Nilai-nilai Luhur Adat Bangsa dan Prinsip Keadilan Sosial sebagaimana terkandung dalam Pancasila dan UUD ’45

Mengutip Surat Ar-Rum ayat 41 :

ظَهَرَ ٱلْفَسَادُ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِى ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ ٱلَّذِى عَمِلُوا۟ لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Zaharal fasadu fil barri wal bahri bima kasabat aidin-nasi liyuziqahum ba’dallazi ‘amilu la’allahum yarji’un.

Artinya :
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.

Semoga kedepannya tidak terjadi lagi Bencana spt ini.
Tercipta Pemerintahan yg “CLEAN GOVERNANCE & GOVERNMENT

Wassalam,
SULTAN BANTEN XVIII
Sultan RTb.Hendra Bambang Wisanggeni Soerjaatmadja
KESULTANAN BANTEN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts